Jabaran.id – Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Kendal menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan para warga binaan. Sebagai bentuk pemenuhan hak dasar dalam hal kebersihan diri, Lapas Terbuka Kendal membagikan paket perlengkapan mandi dan cuci secara gratis kepada seluruh warga binaan, Senin,18 Mei 2026.
Paket perlengkapan kebersihan yang dibagikan kali ini terbilang lengkap, berisi kebutuhan sanitasi harian mulai dari sabun mandi, sampo, sikat gigi, pasta gigi, hingga sabun cuci baju. Pembagian ini dilakukan secara tertib dan merata kepada seluruh warga binaan.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sangat krusial, terlebih karena para warga binaan di Lapas Terbuka banyak melakukan aktivitas produktif di luar ruangan, seperti bertani dan beternak.
“Kebersihan diri adalah fondasi utama dari kesehatan. Di Lapas Terbuka Kendal, warga binaan memiliki mobilitas dan kegiatan pembinaan kemandirian yang cukup padat di lapangan. Oleh karena itu, kami ingin memastikan aspek sanitasi mereka tetap terjaga dengan baik guna mencegah timbulnya berbagai penyakit kulit atau gangguan kesehatan lainnya,” ujar Nu’man Fauzi.
Manfaat dari pembagian paket kebersihan ini pun langsung dirasakan oleh para warga binaan. Mereka mengaku sangat terbantu, karena kebutuhan harian untuk menjaga kebersihan diri dapat terpenuhi tanpa harus membebani keluarga di rumah.
Salah satu warga binaan berinisial D, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak Lapas Terbuka Kendal.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas. Paket ini sangat bermanfaat bagi kami untuk sehari-hari setelah lelah beraktivitas di area peternakan. Dengan adanya pembagian perlengkapan kebersihan ini, kami tidak perlu bingung lagi memikirkan biaya untuk beli sabun atau sampo,” ungkapnya tersenyum.
Melalui pembagian sarana kebersihan yang layak ini, Lapas Terbuka Kendal berharap dapat menciptakan lingkungan hunian yang bersih, sehat, dan kondusif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan dengan maksimal.
