Jabaran.id – SDN Baktijaya 3 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah. Kegiatan yang mengusung tema ‘Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Karakter yang Religius’ ini menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk merefleksikan kembali keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan.
Kepala SDN Baktijaya 3, Sugiarto, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini dirancang tidak hanya sebagai seremonial rutin, melainkan sebagai sarana internalisasi nilai-nilai keislaman kepada para siswa. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW adalah sosok pemimpin umat Islam yang karakternya religius dan patut menjadi contoh bagi seluruh generasi muda.

“Kegiatan ini kami adakan dengan tema Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW untuk membangun karakter yang religius. Kami ingin para siswa tidak hanya mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin umat Islam, tetapi juga memahami bahwa beliau memiliki karakter yang religius dan akhlak yang mulia untuk diteladani,” ujar Sugiarto.
Sementara itu, Ketua Panitia peringatan Maulid Nabi, Siti Rokayah, mengungkapkan bahwa keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid dari seluruh keluarga besar SDN Baktijaya 3. Menurutnya, kolaborasi antara guru, orang tua siswa, dan komite sekolah menjadi kunci terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan meriah.
“Ini adalah kerja sama yang baik dengan seluruh keluarga besar SDN Baktijaya 3, mulai dari guru, orang tua siswa, dan juga komite sekolah. Semua pihak terlibat aktif dalam mempersiapkan acara ini,” kata Siti Rokayah.
Siti Rokayah menambahkan bahwa pembangunan karakter religius di SD memerlukan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah menggandeng pendongeng Islami, Kak Gerry, untuk menyampaikan kisah-kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW melalui metode dongeng yang interaktif dan penuh hiburan.

“Kami sengaja menghadirkan dongeng Islami dari Kak Gerry agar pesan-pesan tentang akhlak Nabi Muhammad SAW bisa tersampaikan dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak diajak untuk mendengarkan kisah-kisah inspiratif yang dekat dengan dunia mereka,” tambahnya.
Siti Rokayah juga menyebutkan bahwa selain dongeng Islami, acara ini dimeriahkan oleh penampilan para siswa yang membawakan hadroh dan shalawat Nabi.
“Ada juga penampilan siswa yang membawakan hadroh dan shalawat Nabi. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan sekaligus memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.
Sekretaris Ketua Komite SDN Baktijaya 3, Rima Murtini, berharap kegiatan ini dapat meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Menurutnya, pendekatan hiburan yang bernuansa religius melalui dongeng Kak Gerry menjadi cara yang efektif agar pesan-pesan keislaman lebih mudah diterima oleh anak-anak.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa berkesan untuk siswa. Dengan hiburan yang bernuansa religi dari Kak Gerry, diharapkan bisa lebih diterima oleh siswa,” tutur Rima Murtini.
Rima Murtini menambahkan bahwa peringatan Maulid Nabi di SD memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi karakter anak sejak dini. Ia berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat terus tertanam dan dipraktikkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Nilai-nilai akhlak Nabi Muhammad SAW harus terus ditanamkan agar menjadi kebiasaan baik bagi anak-anak,” pungkasnya. (*)


