Jabaran.id – SDN Sawangan 1 dinobatkan sebagai perwakilan Kecamatan Sawangan untuk Lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Depok. Sekolah ini akan bersaing ketat dengan 22 SD negeri dan swasta lainnya se-Kota Depok. Persiapan yang matang dan program Unit Kesehatan Siswa (UKS) yang holistik serta berkelanjutan menjadi modal utama dalam ajang bergengsi ini.
Koordinator UKS SDN Sawangan 1, Siti Aisyah, memaparkan serangkaian program rutin yang telah menjadi budaya sehat di sekolahnya.

“Unit Kesehatan Siswa (UKS) SDN Sawangan 1 memiliki program rutin, yakni seperti cuci tangan pakai sabun setiap hari sebelum mulai pembelajaran, lalu ada pembinaan kader kesehatan sekolah yang dilaksanakan setiap hari Jumat di pekan pertama,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, program kesehatan lainnya juga dijalankan secara konsisten. Seperti kegiatan sikat gigi bersama yang dilaksanakan pada hari Kamis. Lalu ada juga sarapan bersama dengan gizi seimbang yang dilaksanakan pada hari Jumat di pekan kedua.
“Rutinitas ini menciptakan fondasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang kuat di kalangan siswa,” ucapnya.
Yang membuat pendekatan kesehatan di SDN Sawangan 1 menjadi lebih integratif adalah dilakukannya pembelajaran kesehatan yang terintegrasi dengan mata pelajaran.
“Guru berperan aktif dalam mengintegrasikan materi kesehatan ke dalam pembelajaran harian. Sehingga, siswa dapat memahami konsep hidup sehat secara alami dan menyeluruh sesuai dengan materi yang dipelajari,” ujar Siti Aisyah.
Metode ini memastikan bahwa pendidikan kesehatan tidak terpisah, tetapi menjadi bagian dari keseharian akademik siswa.
Kolaborasi dengan pihak eksternal, khususnya Puskesmas, juga diperkuat untuk memastikan cakupan kesehatan yang lebih luas. Program kolaborasi ini mencakup perhatian terhadap kesehatan warga sekolah dilakukan secara komprehensif, yang meliputi tes kebugaran untuk guru dan siswa serta cek kesehatan gratis dan pemberian obat cacing yang diikuti seluruh siswa dari kelas I – VI.
“Sosialisasi UKS dan PHBS, lalu ada menjalankan program imunisasi dasar, setelah itu ada vaksinasi HPV serviks,” tutur Siti Aisyah.
Melalui kombinasi antara program internal yang rutin, integrasi dengan kurikulum, dan kolaborasi yang solid dengan tenaga kesehatan profesional, SDN Sawangan 1 tidak hanya sekadar berlomba.
“Sekolah aktif mewujudkan ekosistem sekolah sehat yang nyata, menjadikan kesehatan sebagai sebuah nilai yang hidup dan dipraktikkan oleh seluruh warga sekolah, sehingga membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga sehat secara fisik dan mental,” jelas Siti Aisyah. (*)
