Jabaran.id – Wali Kota Depok, Supian Suri, meresmikan gedung baru SMPN 3 Depok yang berlokasi di Jalan Barito, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Pembangunan gedung yang yang memakan biaya Rp 28 miliar tersebut adalah salah satu dari dua gedung sekolah yang dibangun ulang di Kota Depok di awal kepemimpinannya, yang satunya lagi adalah SDN Kedaung.
“Ya kita tadi (resmikan) gedung baru SMPN 3, kemudian SDN Kedaung,” kata Supian Suri saat berada di lokasi.

Supian Suri mengatakan, ini adalah wujud dari harapan siswa dan juga seluruh keluarga besar SMPN 3 Depok. Dengan anggaran Rp 28 miliar ini dibangun 33 ruang kelas.
“Namun, dari pembangunan tersebut yang masih kurang adalah meubelernya yang ada 17 ruangan belum terisi bangku dan mejanya,” katanya.
Supian Suri berharap, dengan adanya gedung baru untuk SMPN 3 Depok, bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan pendidikan sehingga lebih maju. Karena siswa, kini bisa lebih nyaman untuk beraktivitas di area sekolah, dan sekolah juga membuat berbagai kegiatan dan program Pendidikan.
“Baik kemajuan untuk pendidikan SMPN 3 Depok, ataupun untuk skala Kota Depok.
Kedepannya Supian Suri juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Depok untuk menginventarisir bangunan-bangunan sekolah yang sudah tua, dan memang sekiranya perlu ada perbaikan atau renovasi.
Sekarang ini ada dua SMPN di Kota Depok yang belum memiliki Gedung sendiri, yakni ada SMPN 28 Depok yang masih menumpang di SMPN 8 Depok. Lalu ada SMPN 31 Depok yang masih berada di SMPN 6 Depok.
“Ini juga menjadi ‘PR’ Pemkot Depok, dan semoga beberapa tahun kedepan bisa diselesaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Depok, Ety Kuswandarini menuturkan, gedung baru untuk SMPN 3 Depok tentunya akan memberikan dampak yang sangat positif untuk pelayanan pendidikan untuk siswa. Dengan fasilitas yang lengkap dan layak, tentunya diharapkan bisa mencetak generasi bangsa yang berkualitas, terutama dari segi akhlaknya.
“Semoga SMPN 3 Depok tetap menjadi sekolah yang hebat, terutama dalam hal perkembangan karakternya,” tuturnya.
Ety pun telah menyiapkan beberapa program untuk sekolahnya saat menempati gedung baru SMPN 3 Depok, salah satunya adalah berkaitan dengan pengurangan sampah. Dimana, seluruh warga SMPN 3 Depok dilarang untuk membeli botol minuman plastik di area sekolah, ataupun membawanya dari luar area sekolah. Jadi, orang yang datang ke SMPN 3 Depok harus membawa wadah minumnya sendiri.
“Jangan sampai ada botol plastik sekali pakai buang. Semua siswa dan guru harus membawa wadah minumnya sendiri. Namun, sekolah juga menyediakan gelas yang bisa digunakan jika ada tamu yang datang ke sekolahnya. Ini tentunya diharapkan bisa mengurangi produksi sampah di SMPN 3 Depok,” terangnya. (*)
