Jabaran.id – Sebanyak 713 siswa tingkat sekolah menengah pertama se-Kota Depok resmi bertanding dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP tingkat Kota Depok. Delapan mata lomba digelar dalam kegiatan tahunan ini, yang menjadi pintu gerbang utama bagi para siswa berbakat untuk melaju hingga ke kancah provinsi.
FLS3N tingkat Kota Depok tahun ini mengusung tema “Menumbuhkan karakter bangsa melalui kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Sebanyak delapan cabang seni dan sastra dipertandingkan, mulai dari seni tari, teater, musik, hingga penulisan cerita. Seluruh peserta adalah siswa-siswi SMP terbaik dari berbagai kecamatan yang telah lolos seleksi di tingkat sekolah masing-masing.

Ketua Pelaksana FLS3N jenjang SMP tingkat Kota Depok, Ana Setiyawati, menjelaskan bahwa festival ini memiliki tiga tujuan utama yang saling berkaitan. Menurutnya, ajang ini tidak hanya dirancang untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk membentuk karakter dan menggali potensi tersembunyi para peserta didik di Kota Depok.
“Tujuannya adalah meningkatkan apresiasi peserta didik, menumbuhkan karakter bangsa melalui nilai-nilai disiplin, tanggung jawab dan sportivitas,” ujar Ana di sela-sela jalannya acara.
Lebih lanjut, Ana menambahkan bahwa FLS3N juga berfungsi sebagai wahana eksplorasi bakat. Ia menjelaskan bahwa keberagaman ekspresi seni yang ditampilkan para siswa tetap berpijak pada kekayaan budaya lokal. Hal ini penting untuk memastikan bahwa generasi muda tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami akar budayanya.
“Kegiatan ini juga untuk menggali dan mengembangkan potensi bakat peserta didik SMP di Kota Depok dalam bentuk ekspresi seni yang beragam namun tetap berbasis nilai kearifan lokal,” jelas Ana.
Mengenai format perlombaan, Ana menegaskan bahwa tidak terjadi perubahan signifikan pada materi dan jenis lomba dibandingkan tahun sebelumnya. Delapan mata lomba tersebut mencakup kategori yang paling diminati siswa, seperti vokal solo, tari kreasi, teater monolog, hingga desain poster.
“Tidak banyak perbedaan yang signifikan, materi dan jenis lomba sama seperti tahun lalu, hanya jumlah peserta yang berbeda,” terangnya.
Dari total 713 siswa yang bertanding, Ana memaparkan sebuah fakta penting mengenai seleksi menuju tingkat provinsi. Ia menjelaskan bahwa tidak semua peserta yang berprestasi di kota bisa langsung maju. Hanya satu orang terbaik dari setiap mata lomba yang berhak menyandang status sebagai wakil Kota Depok.
“Yang maju ke provinsi hanya juara 1. Oleh karena itu yang menjadi juara diharapkan bisa mendapatkan pembinaan terlebih dahulu,” kata Ana.
Penegasan mengenai pembinaan ini menjadi poin krusial yang disampaikan Ana. Ia menjelaskan bahwa kompetisi di tingkat provinsi Jawa Barat sangatlah ketat karena diikuti oleh siswa-siswa terbaik dari puluhan kota dan kabupaten. Tanpa persiapan yang matang dan pendampingan intensif, potensi juara bisa saja gagal tergali secara maksimal.
“Mereka akan berkompetisi dengan siswa-siswa terbaik dari kota dan kabupaten se-Jawa Barat,” pungkas Ana. (*)
Daftar juara FLS3N jenjang SMP tingkat Kota Depok :
Ilustrasi
Juara 1 : Haura Alea Zea (SMPIT Arafah)
Juara 2 : Hasya Sheikha (SMPN 14 Depok)
Juara 3 : Shalimar (SMP Islam Kreatif)
Menyanyi Solo
Juara 1 : Zaneta Miracle (SMPN 14 Depok)
Juara 2 : Liora Amelia (SMP Highfield)
Juara 3 : Almira Nursidiq (SMPN 1 Depok)
Kreativitas Musik Tradisional
Juara 1 : SMPN 1 Depok
Juara 2 : SMP Islam Dian Didaktika
Juara 3 : SMPN 11 Depok
Ansambel Campuran 3 Alat Musik
Juara 1 : SMPK Penabur
Juara 2 : SMPN 14 Depok
Juara 3 : SMP Nasional Plus
Tari Kreasi
Juara 1 : SMPN 2 Depok
Juara 2 : SMPN 1 Depok
Juara 3 : SMPN 6 Depok
Pantomim
Juara 1 : SMPN 1 Depok
Juara 2 : SMPN 6 Depok
Juara 3 : SMPN 15 Depok
Mendongeng
Juara 1 : Rinjani Kayana (SMPN 1 Depok)
Juara 2 : Alfathan H. A. (MTs Al Hamidiyah)
Juara 3 : Anassyifaa Nadiana (SMPIT Al-Qalam)
Menulis Cerita
Juara 1 : Shavira Finansyah (SMPN 19 Depok)
Juara 2 : Sarah Khumairah (SMPIT Al-Hikmah)
Juara 3 : Aisyah (SMPN 14 Depok)
