HomeJabarIJTI Kecam Manajemen Apartemen Saladin Depok Halangi Liputan Wartawan

IJTI Kecam Manajemen Apartemen Saladin Depok Halangi Liputan Wartawan

Jabaran.id – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia atau IJTI, Herik Kurniawan, mengecam keras tindakan manajemen Apartemen Saladin Mansion Depok yang melarang jurnalis melakukan peliputan terkait penemuan mayat seorang pria di Lantai P 6 apartemen tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026.

Herik menilai tindakan intimidasi dan pelarangan tersebut sebagai bentuk pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Jurnalis bekerja untuk kepentingan publik. Jurnalis bekerja atas segala peraturan yang cukup mengikat, termasuk kita juga memahami bagaimana kode etik,” ujar Herik saat memberikan keterangan.

Pihaknya menegaskan bahwa akses terhadap peristiwa yang memiliki nilai berita tidak boleh dihambat oleh pihak manapun.

- Advertisement -

​Lebih lanjut, Herik mengingatkan adanya konsekuensi hukum yang tegas bagi siapa saja yang menghalangi kerja jurnalistik di lapangan.

“Bila ada pihak manapun yang kemudian menghalang-halangi upaya kerja jurnalistik, di mana dalam hal ini kerja jurnalistik itu untuk kepentingan publik, maka dia melanggar Undang-Undang Pers. Nah, dia harus kena pasal yang bisa kemudian membawa konsekuensinya untuk itu,” bebernya.

Upaya menutup-nutupi fakta ini dinilai berbahaya karena dapat memicu disinformasi di tengah masyarakat. “Jangan ada upaya untuk menghalang-halangi. Karena yang baik adalah memberikan informasi yang komprehensif sehingga publik bisa memahami sebuah peristiwa secara utuh,” tegas Herik.

Sebelumnya, sesosok jasad pria ditemukan tewas mengenaskan di lantai P6 Apartemen Saladin Mansion, Margonda, Kota Depok, pada Jumat, 26 Juni 2026 siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut mulai diketahui awak media sekira pukul 12.35 WIB.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna hijau dan celana cokelat, dengan kondisi mengalami luka parah di bagian kepala. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian pria tersebut masih menjadi misteri dan dalam penyelidikan kepolisian.

Namun, proses peliputan insiden ini sempat diwarnai ketegangan. Pihak manajemen Apartemen Saladin Mansion terkesan menghalang-halangi tugas jurnalistik saat sejumlah wartawan hendak melakukan konfirmasi.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here