HomePendidikanSantunan 10 Muharam di Sukmajaya, Wujud Kepedulian di Momen "Lebaran Anak Yatim"

Santunan 10 Muharam di Sukmajaya, Wujud Kepedulian di Momen “Lebaran Anak Yatim”

Jabaran.id – Semangat berbagi di bulan Muharam mewarnai kegiatan santunan anak yatim yang digelar oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Sukmajaya. Bertempat di Yayasan Yatim dan Duafa Bani Ibrahim Al-Faridz, sebanyak 20 anak yatim menerima santunan dalam agenda tahunan bertajuk ‘Berbagi Kebahagiaan’ tersebut. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan 10 Muharam yang kerap disebut sebagai momen ‘Lebaran Anak Yatim‘.

Ketua KKG PAI Kecamatan Sukmajaya, Sadeli, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan.

KKG PAI Kecamatan Sukmajaya santunan 3

“Kami dari KKG PAI merasa terpanggil untuk selalu hadir di tengah-tengah mereka. Ini adalah bentuk nyata kasih sayang kita kepada anak-anak yatim yang merupakan amanah bagi kita semua,” ujar Sadeli.

- Advertisement -

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus KKG PAI dan para guru ini turut diisi dengan tausiyah keagamaan. Penceramah dari Guru PAI SDN RRI Cisalak menyampaikan pesan-pesan tentang keutamaan menyantuni anak yatim, terutama di bulan Muharam.

“Santunan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak, sekaligus menjadi pengingat bagi para guru dan tenaga pendidik untuk terus menanamkan nilai-nilai kepedulian di lingkungan sekolah,” ucap Sadeli.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Sukmajaya, Arif Suryadi, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi langkah KKG PAI dalam menginisiasi kegiatan positif ini. Ia mengungkapkan bahwa sinergi antar kelompok guru dan kepala sekolah sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

KKG PAI Kecamatan Sukmajaya santunan 2

“Kegiatan seperti ini memberikan pelajaran berharga tidak hanya bagi anak-anak yatim yang menerima, tetapi juga bagi para guru dan tenaga pendidik yang terlibat. Kepedulian terhadap anak yatim harus menjadi budaya, tidak hanya di bulan Muharam, tetapi di setiap kesempatan,” kata Arif Suryadi.

Ia menekankan bahwa para kepala sekolah di Kecamatan Sukmajaya selalu mendukung kegiatan sosial yang melibatkan guru dan siswa.

“Ini sejalan dengan upaya kita untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, salah satunya dengan menumbuhkan rasa empati melalui kegiatan berbagi,” jelasnya. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here