Jabaran.id – Wacana pembangunan stadion bertaraf internasional di Kota Depok tengah menyita perhatian banyak pihak. Bahkan telah mendapat dukungan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Teranyar, Wali Kota Depok Supian Suri mengaku telah melayangkan surat dan berkoordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo terkait mega proyek tersebut.
“Untuk saat ini saya sampaikan, bahwa kita memang belum punya lahan yang memang kita yakini bisa kita buat stadion, tapi tadi diskusi dengan Pak Sekjen (Asprov) Jabar PSSI, beliau sampaikan yang penting kita perbanyak stadion-stadion mini buat pembinaan anak-anak kita,” kata Wali Kota Depok, Supian Suri saat dikonfirmasi, Senin, 4 Agustus 2025.
“Ya, untuk stadion yang kita harapkan kita sudah bersurat, kita sudah mengusulkan, kita sudah ketemu Pak Menteri PU, mudah-mudahan ya sekali lagi gayung bersambut, harapan kita warga Depok benar-benar punya stadion menjadi kebanggaan kita juga,” imbuh Supian.
Namun, mantan Sekda Kota Depok ini menegaskan bahwa mega proyek tersebut masih dalam tahap ikhtiar, dan Pemkot tidak punya kewenangan menentukan.
“Apakah tanah BLBI itu dibolehkan buat stadion, apakah anggaran PU benar-benar mau diturunkan kalau itu diselesaikan? Itu sekali lagi, ini lebih kepada ikhtiar kita,” ucap Supian.
Sebelumnya, sinyal mega proyek itu akan segera terealiasasi semakin kuat setelah Wali Kota Depok, Supian Suri bertemu langsung dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pada Kamis, 3 Juli 2025.
Adapun stadion mewah ini rencananya akan dibangun di lahan eks-Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), tepatnya di kawasan tanah merah, Cipayung, Depok.
Menurut Supian Suri, lokasi yang diusulkan menjadi stadion berstandar FIFA di Depok nanti memiliki posisi sangat strategis, karena akan dilintasi exit Tol Desari yang tengah direncanakan pemerintah pusat.
“Yang kami usulkan adalah di lahan eks-BLBI yang di Cipayung, Tanah Merah. Nanti exit Tol Desari rencananya juga akan berada di situ. Sangat mendukung secara lokasi dan luasannya pun memadai,” katanya pada Jumat, 4 Juli 2025.
Namun demikian, Supian Suri menyadari, bahwa proses realisasi pembangunan stadion ini masih membutuhkan perjuangan.
Di antaranya, karena kewenangan lahan eks-BLBI berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Pastinya kami hanya akan menggunakan sebagian lahan, dan karena statusnya masih aset pusat, tentu harus melalui proses dan koordinasi yang intens,” ujarnya.
Terkait respons Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, Supian Suri menyebutkan bahwa usulan Pemkot Depok itu mendapat sambutan positif.
Hal ini, kata Supian, sejalan dengan visi besar Erick Thohir dalam membangun infrastruktur sepak bola nasional.
“Pak Erick Thohir menyambut baik karena beliau punya harapan besar untuk pengembangan sepak bola Indonesia, baik putra, putri, senior, maupun junior. Termasuk wacana menjadikan Indonesia sebagai lokasi kantor FIFA dan tuan rumah berbagai liga internasional,” tuturnya.
Lebih lanjut Supian mengatakan, saat ini stadion-stadion besar di Jabodetabek seperti GBK dan JIS (Jakarta), Patriot (Bekasi), Pakan Sari (Bogor), telah menjadi bagian dari jaringan pendukung kegiatan sepak bola nasional.
Atas dasar itu pula, kehadiran stadion bertaraf internasional sesuai dengan standar FIFA di Depok ini juga diharapkan bisa melengkapi kebutuhan tersebut.
“Diharapkan Depok bisa juga punya stadion. Kalau saya pribadi, berharap namanya Stadion Gong Si Bolong,” ucap Supian merujuk pada ikon budaya lokal khas Depok.
Selain stadion sepak bola, kawasan tersebut kabarnya juga bakal dilengkapi dengan wisma atlit dan sejumlah sarana penunjang olah raga lainnya.
