Jabaran.id – SDN Depok 1 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan khidmat, sebuah kegiatan rutin keagamaan yang tahun ini mengusung misi mendalam: memperkenalkan kembali sosok panutan yang nyata dan realistis bagi generasi muda muslim. Acara yang dihadiri oleh Pengawas dari Kementerian Agama Kota Depok dan Komite Sekolah ini tidak hanya berisi ceramah, tetapi juga diisi dengan seni penampilan dan kreativitas siswa, berupa tari, lagu, dan drama musikal, serta santunan anak yatim.
Kepala SDN Depok 1, Arwin Rankputi, dalam sambutannya menyoroti fenomena memprihatinkan yang melatarbelakangi pentingnya acara ini. Ia mengungkapkan keprihatinannya bahwa siswa-siswa zaman sekarang lebih mengenal karakter fiktif daripada sosok teladan dalam agamanya sendiri.

“Ketika siswa-siswa sekarang ditanya tentang teman-teman/sahabat karakter Upin Ipin, teman-teman BoBoiBoy mereka sangat hafal, atau karakter super hero lainnya, seperti Superman. Tapi ketika ditanya tentang Sejarah Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabat Beliau, apalagi perjuangan beliau dalam menegakkan Islam, siswa jarang yang tahu. Sangat ironis,” ujar Arwin dengan penuh semangat.
Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan Maulid Nabi kali ini sengaja dirancang untuk mengenalkan sosok nyata panutan alam, bukan panutan fiktif sebagaimana digambarkan dalam tayangan yang merupakan tontonan siswa, seperti super hero, Upin Ipin, BoBoiBoy.
“Panutan kita sebagai seorang muslim yang realistis yang hadir ke bumi ini untuk memperbaiki akhlak manusia,” tuturnya.
Untuk menyampaikan pesan keteladanan tersebut dengan cara yang menarik dan mudah dicerna oleh peserta didik, sekolah menghadirkan pencerita atau pendongeng profesional, Kak Irfan, yang menggunakan media boneka. Metode bercerita yang interaktif dan visual ini berhasil menyedot perhatian ratusan siswa. Melalui dongeng tersebut, Kak Irfan membawakan kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW dengan gaya yang menyenangkan, sambil mengajak siswa untuk memetik nilai-nilai akhlak mulia yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sekolah menampilkan pencerita Kak Irfan dengan media boneka yang sangat menarik untuk disimak siswa, bagaimana seharusnya keteladanan nabi kita diaplikasikan dalam kehidupan sehari,” jelas Arwin.
Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Depok 1 ini dilaksanakan secara sederhana namun penuh makna. Kolaborasi antara sekolah, orang tua yang tergabung dalam komite, dan pihak Kementerian Agama menunjukkan komitmen bersama dalam membangun karakter dan keimanan siswa.
“Melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan dunia anak, acara ini diharapkan dapat menanamkan kecintaan pada Nabi Muhammad SAW serta menjadikan sejarah dan akhlak beliau sebagai panduan hidup yang lebih nyata daripada karakter-karakter superhero dalam film,” katanya. (*)
