Jabaran.id – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah, SDN Sukamaju 2 menggelar sebuah acara keagamaan. Mengusung tema “Bersama Nabi Muhammad SAW Menjadi Anak Hebat”, SDN Sukamaju 2 berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sejak usia dini.
Kepala SDN Sukamaju 2, Erlin Erliani menjelaskan, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 19 September 2026 ini dirancang bukan sekadar sebagai seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum transformasi karakter bagi para siswa.

“Hal ini sejalan dengan tujuan sekolah, yakni menghadirkan generasi beriman, berilmu, dan berprestasi,” ucapnya.
Erlin erliani menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini memiliki pendekatan yang berbeda. Pihaknya ingin memastikan bahwa nilai-nilai perjuangan Nabi Muhammad SAW dapat meresap ke dalam sanubari anak-anak melalui metode yang menyenangkan dan relevan dengan dunia mereka.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh sejarah, tetapi juga sebagai panutan sehari-hari. Tema ‘Bersama Nabi Muhammad SAW Menjadi Anak Hebat’ kami pilih agar mereka memahami bahwa menjadi hebat itu bukan hanya soal nilai akademis, tetapi juga soal akhlak dan budi pekerti,” ujar Erlin Erliani.
Erlin menambahkan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan berbagai rangkaian acara yang menarik, termasuk kehadiran pendongen dengan menggunakan boneka, Kak Oki. Menurutnya, metode edukasi yang kreatif sangat efektif untuk menarik perhatian siswa di tingkat sekolah dasar.

“Kami sengaja menghadirkan pendekatan yang lebih atraktif, salah satunya melalui pendongeng Islami, agar pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan dengan cara yang ceria dan tidak membosankan. Anak-anak akan diajak bernyanyi, bersholawat, dan menyaksikan pertunjukan edukatif yang sarat makna,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Erlin menjelaskan bahwa seluruh elemen sekolah, mulai dari dewan guru, komite, hingga orang tua siswa, terlibat aktif dalam menyukseskan acara ini. Menurutnya, kolaborasi ini adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pembentukan karakter anak.
“Antusiasme orang tua siswa luar biasa. Mereka tidak hanya mendukung secara materi, tetapi juga hadir. Ini membuktikan bahwa pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga,” jelas Erlin.

Lebih lanjut, Erlin berharap melalui peringatan Maulid ini, para siswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian sosial yang dicontohkan oleh Rasulullah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meraih keberkahan dengan memperbanyak sholawat.
“Sholawat itu menghidupkan hati, menebar cinta, dan meraih syafaat. Mari kita bersama-sama hadir untuk meraih keberkahan di hari yang mulia ini. Kami ingin anak-anak keluar dari acara ini dengan hati yang lebih bersih dan semangat belajar yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)

