HomePendidikanSMPN 29 Depok Gelar MPLS dengan Konsep RAMAH, Perkenalkan Kearifan Lokal dan...

SMPN 29 Depok Gelar MPLS dengan Konsep RAMAH, Perkenalkan Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter

Jabaran.id – SMPN 29 Depok menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan konsep RAMAH (Rispek, Aman, Mandiri, Aktif, dan Harmonis) selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa baru kelas VII beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai positif melalui beragam aktivitas kreatif dan edukatif.

Kepala SMPN 29 Depok, Titik Sunarsih, menjelaskan bahwa MPLS merupakan momen penting bagi siswa baru untuk mengenal sekolah secara menyeluruh.

MPLS di SMPN 29 Depok 1

- Advertisement -

Harapannya, siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah dari segala bidang. Kegiatan ini juga melibatkan OSIS SMPN 29 Depok, yang memiliki kreativitas dalam mengajak siswa kelas VII untuk selalu semangat bersekolah dan mengenalkan berbagai kegiatan yang ada di sekolah,” ujarnya.

OSIS tidak hanya berperan sebagai panitia, tetapi juga menjadi teladan bagi siswa baru. Selain itu, guru-guru yang tergabung dalam tim panitia MPLS juga menunjukkan komitmen tinggi dalam menyukseskan acara ini.

“OSIS bisa sebagai contoh untuk siswa baru dalam keseharian di sekolah,” tambah Titik Sunarsih.

“Tim panitia MPLS yang terbentuk dari guru-guru selalu peduli dan aktif dalam setiap kegiatannya. Dengan penuh kekompakan, kami melaksanakan MPLS dengan persiapan matang,” jelasnya.

MPLS di SMPN 29 Depok dibuka dengan rangkaian acara simbolis yang sarat makna. Meski terlihat sederhana, momen tersebut mampu membangkitkan semangat peserta.

Saat pembukaan, dilakukan bacaan basmalah, pemukulan gong, pelepasan merpati, serta pengguntingan pita bertuliskan MPLS SMPN 29 Depok 2025/2026,” papar Titik Sunarsih.

Pemukulan gong menjadi salah satu highlight pembukaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal Kota Depok.

MPLS di SMPN 29 Depok 3

Simbol gong ini mengacu pada kearifan lokal, di mana Depok memiliki Monumen Gong Si Bolong. Kami berusaha mengenalkan budaya lokal kepada siswa,” ujarnya.

Sementara itu, pelepasan merpati melambangkan kemerdekaan dalam belajar dan pengguntingan pita merepresentasikan semangat modern pendidikan saat ini.

Selain pengenalan lingkungan, MPLS di SMPN 29 Depok juga menghadirkan narasumber inspiratif untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang kepribadian dan pencegahan kekerasan.

“SMPN 29 Depok kedatangan narasumber inspiratif yang memberikan informasi tentang kepribadian diri dalam bersikap sehari-hari,” jelas Titik Sunarsih.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga menggandeng kepolisian untuk memberikan pemahaman tentang anti-kekerasan dan anti-bullying‘, sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa.

Titik Sunarsih berharap agar seluruh rangkaian MPLS dapat memberikan dampak positif bagi siswa baru.

Semoga siswa baru dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dari MPLS,” ungkapnya.

Dengan pendekatan Ramah, diharapkan siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang harmonis. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here