Jabaran.id – Semangat baru menyelimuti lingkungan SMPN 3 Depok seiring dengan rampungnya proses rehabilitasi total gedung sekolah yang memakan waktu selama delapan bulan. Menandai babak baru dalam perjalanan sejarahnya, sekolah yang dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan legendaris di Kota Depok ini menggelar perhelatan pentas seni bertajuk “Go Bento” dengan tema utama Let’s Celebrate Our School. Acara ini bukan sekadar seremoni perayaan fisik bangunan, melainkan menjadi momentum strategis bagi sekolah untuk memperkuat komitmen terhadap pengembangan karakter siswa dan peluncuran program unggulan Sekolah Ramah Anak serta Sekolah Sehat.
Ketua Pelaksana Go Bento, Evelin Griselda, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah integrasi yang mempertemukan berbagai elemen seni, mulai dari seni tradisional yang sarat nilai luhur hingga seni modern yang dinamis.

Menurutnya, Go Bento berfungsi sebagai ruang ekspresi gabungan yang tidak hanya memamerkan kemampuan teknis siswa dalam berbagai ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Evelin menekankan bahwa di balik gemerlap panggung, terdapat proses panjang yang melatih kedisiplinan, kerja sama tim, serta rasa tanggung jawab kolektif.
“Melalui kolaborasi antar-siswa dalam menyusun acara ini, mereka mendapatkan pengalaman langsung mengenai manajemen waktu dan pemecahan masalah yang menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka di luar lingkungan akademik,” ucapnya.
Kepala SMPN 3 Depok, Ety Kuswandarini, menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah bentuk apresiasi nyata terhadap minat dan bakat yang dimiliki oleh setiap siswa. Ia memandang bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang memerlukan ruang untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan keberagaman bakat siswa yang jika diapresiasi dan diberikan kesempatan untuk terus diasah, niscaya akan bermuara pada pencapaian prestasi yang gemilang,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap rangkaian acara ini dapat meninggalkan memori positif yang mendalam bagi para siswa dalam perjalanan pendidikan mereka. Selain aspek seni, momentum ini juga digunakan secara resmi untuk meluncurkan program Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Sehat, sebuah langkah konkret sekolah dalam menjamin keamanan, kenyamanan, serta kesehatan fisik dan mental seluruh warga sekolah melalui standarisasi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak tanpa kekerasan.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung ekspresi diri secara positif terbukti dapat menurunkan tingkat stres pada remaja dan meningkatkan keterikatan siswa terhadap sekolah. Program Sekolah Ramah Anak yang diluncurkan menekankan pada pemenuhan hak-hak anak, termasuk perlindungan dari perundungan dan penyediaan fasilitas sanitasi yang higienis sesuai standar Sekolah Sehat.
“Integrasi antara kegiatan seni dan program kesejahteraan siswa ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang seimbang antara pencapaian kognitif dan kesehatan emosional,” terangnya.

Dukungan terhadap transformasi SMPN 3 Depok juga datang dari jajaran Dinas Pendidikan Kota Depok. Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhammad Yusuf, memberikan apresiasi atas wajah baru sekolah yang kini tampak lebih megah dan representatif. Ia mengingatkan bahwa SMPN 3 Depok memiliki nilai historis yang kuat bagi identitas Kota Depok, sehingga perubahan fisik bangunan harus diiringi dengan peningkatan kualitas output pendidikan.
Yusuf berharap fasilitas gedung baru yang lebih modern ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Dengan sarana yang semakin lengkap, saya optimis sekolah ini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas karakter yang kuat sebagai fondasi generasi masa depan,” ucapnya.
Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri dan dipantau langsung oleh jajaran unsur Forkopimcam, di antaranya Kapolsek Sukmajaya AKP Risky Firmansyah Tontowiputra, Camat Sukmajaya, serta Wadan Koramil Sukmajaya Kapten Infanteri Edi Murdiyanto. (*)
