Jabaran.id — Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar momen mengenang sejarah perjuangan merebut kemerdekaan, melainkan pengingat pentingnya nilai keagamaan dan semangat kebangsaan dalam membangun masa depan.
Diketahui, Hari Santri Nasional diperingati tiap tanggal 22 Oktober. Tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
“Di zaman sekarang, tantangan generasi muda semakin kompleks dengan pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi di media sosial,” kata Hj. Yuni, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menghadapi situasi tersebut, Hj. Yuni mengimbau para santri agar tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga memperluas wawasan ilmu pengetahuan umum serta bersikap bijak di ruang digital.
“Tentu saja, ilmu agama diperdalam, tetapi juga pengetahuan umum juga perlu, terlebih di era komunikasi digital saat ini, para santri pun harus bisa bijak, atau bahkan menjadi tauladan yang baik dalam bermedia sosial,” ujar Hj. Yuni.
Hj. Yuni yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini menilai santri masa kini harus berani mengambil peran aktif di berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga teknologi dan inovasi.
“Jangan pernah mempertentangkan nilai-nilai agama dengan kemajuan zaman, justru jadikan agama sebagai kompas moral dalam menghadapi perkembangan zaman,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan agar semangat cinta Tanah Air terus diwujudkan secara nyata melalui sikap menjaga persatuan, menghormati perbedaan, melawan sebaran hoaks, dan menjauhi intoleransi di tengah masyarakat. Menurut Hj. Yuni, tolok ukur kehebatan seorang santri terletak pada keluhuran akhlak serta kontribusi nyatanya bagi bangsa.
“Selamat Hari Santri Nasional, semoga santri Indonesia terus menjadi penjaga moral, penggerak kemajuan, dan perekat persatuan bangsa menuju Indonesia yang beradab, maju, dan berkeadilan,” ucap Hj. Yuni Indriany.


