Free Porn
xbporn
HomeEkbisLulusan Program Bangkit Academy Ciptakan Aplikasi Inovatif di Bidang Kesehatan

Lulusan Program Bangkit Academy Ciptakan Aplikasi Inovatif di Bidang Kesehatan

Jabaran.id – Sulitnya aksesibilitas informasi untuk penyandang tunanetra, lulusan program Bangkit Academy termotivasi menciptakan aplikasi dengan inovasi baru di bidang kesehatan yang dinamakan Medicify.

Adapun yang terlibat dalam project tersebut, yakni Annisa Umulfath, Saddam Satria Ardhi, Ahmad Mawardi Hakim, Abdurrahman, Alvan Nauval Rahmat, dan Bhara Ayong Purna Mustika

Medicify adalah aplikasi penyedia informasi obat dan kesehatan yang didukung Google dan Kemendikbudristek. Cukup sekali scan, pengguna akan mendapatkan informasi lengkap mengenai obat-obatan, mulai dari nama obat, kegunaan, dosis, indikasi, hingga efek samping.

Fitur scan ini memudahkan masyarakat menemukan informasi obat secara lengkap, meski potongan kecil sekali pun. Dengan inovasi ini, aplikasi Medicify bersama enam mahasiswa penciptanya berhasil menempati top 20 Capstone Project Bangkit Academy 2023.

“Medicify berupaya menjadi pionir dalam inovasi kesehatan digital yang menggabungkan teknologi dan kesehatan untuk memberikan dampak positif dalam memberikan informasi obat yang akurat dan mudah diakses bagi seluruh masyarakat,” tutur salah satu mahasiswa pencetus Medicify, Annisa.

Untuk mendukung pembuatan aplikasi yang akurat, Medicify melakukan UAT (User Acceptance Test) bersama apoteker. Dalam kegiatan ini, Medicify melakukan uji coba aplikasi yang berfokus pada hasil informasi obat.

Nantinya, informasi obat akan terus dipantau dan diperbarui. Medicify juga mengadakan kegiatan UAT bersama empat teman tunanetra guna meningkatkan kinerja yang sesuai kebutuhan pengguna.

Selain pada fitur scan obat, Medicify juga fokus pada aksesibilitas fitur TalkBack untuk penyandang tunanetra, yaitu fitur yang membantu interaksi pengguna penyandang tunanetra atau dengan gangguan penglihatan dengan perangkat Android melalui respons lisan.

Medicify merancang aplikasi yang bisa digunakan dengan fitur TalkBack agar semua masyarakat mendapatkan informasi yang layak. Hal ini sesuai dengan visi misi keenam mahasiswa ini untuk membantu masyarakat dalam hal aksesibilitas kesehatan yang lebih baik dan menyediakan layanan yang dapat diakses oleh semua kalangan.

Perlu diketahui, Kementerian Kesehatan RI mengestimasikan sebanyak 3,75 juta penduduk Indonesia mengalami keterbatasan penglihatan. Sebanyak itu pula penduduk yang mengalami kesulitan dalam mengakses informasi kesehatan dan obat-obatan.

Karenanya, Medicify dengan fitur-fitur yang mudah digunakan dan aksesibilitas fitur TalkBack hadir sebagai inovasi digital dalam bidang kesehatan.

Keenam mahasiswa lulusan program Bangkit Academy berupaya untuk menghadirkan kemudahan dan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Teknologi digital menjadi titik penting keberhasilan tim Medicify dalam membantu sesama. (*)

TERBARU

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here